Selasa, 03 Mei 2011

Kedudukan Kurikulum dalam Pendidikan


Interaksi dalam lingkungan pendidikan berlangsung dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Lingkungan keluarga dimana interaksi antara orang tua dan anak terdapat interaksi pendidikan yang tanpa perencanaan secara tertulis atau kurikulum sehingga lingkungan keluarga termasuk dalam pendidikan informal. Sedangkan dalam lingkungan masyarakat, juga terdapat pendidikan formal seperti kursus, bimbingan belajar yang juga memiliki kurikulum bervariasi, tetapi para ahli pendidikan lebih menamai pendidikan tersebut dengan istilah pendidikan luar sekolah. Dalam lingkungan sekolah pasti memiliki kurikulum. Pengajaran yang direncanakan, terstruktur. Guru sebagai pendidik di sekolah telah dipersiapkan secara formal dalam lembaga pendidikan guru. Sehingga peran guru dalam pengembangan kurikulum juga sangat penting.
Berhubungan dengan itu, kedudukan kurikulum dalam pendidikan adalah
1.      Kurikulum mempunyai kedudukan sentral dalam seluruh proses pendidikan. Kurikulum bertujuan sebagai arah, pedoman, atau sebagai rambu-rambu dalam pelaksanaan proses pembelajaran (belajar mengajar). Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan demi tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.
2.      Kurikulum merupakan suatu rencana pendidikan, memberikan pedoman dan pegangan tentang jenis, lingkup, dan urutan isi, serta proses pendidikan.
3.      Kurikulum merupakan suatu bidang studi, yang ditekuni oleh para ahli atau spesialis kurikulum, yang menjadi sumber konsep-konsep atau memberikan landasan-landasan teoritis bagi pengembangan kurikulum berbagai institusi pendidikan.
Dengan demikian, kurikulum adalah syarat mutlak dalam sekolah. Bagaimana seandanya jika di sekolah tidak terdapat kurikulum? Dalam penjelasan di atas kurikulum mempunyai kedudukan  sentral, sebagai pusat proses pendidikan sehingga apabila tidak ada kurikulum maka proses belajar  mengajar tidak akan mencapai tujuan dengan baik karena di dalam kurikulum berisi rencana pendidikan sebagai pedoman dan juga sebagai bidang studi yang menjadi sumber konsep dan landasan bagi institusi pendidikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar